Semarang, Jawa Tengah — Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) secara resmi meluncurkan Center of Agility, sebuah wadah pengembangan mindset dan keterampilan agile bagi mahasiswa dan juga alumni dibawah pengelolaan Lembaga Kewirausahaan, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Creanovative 2025. Launching ini digelar pada Senin, 22 Desember 2025 di kampus Udinus Semarang dengan agenda workshop, sesi inspiratif, sesi 1 on 1 coaching serta expo inovasi karya mahasiswa dan pelajar SMA/SMK se-Indonesia.
Center of Agility dirancang untuk memperkaya kompetensi mahasiswa dalam menghadapi lingkungan kerja yang dinamis — baik di dunia profesional maupun kewirausahaan — melalui prinsip kolaborasi, pembelajaran cepat, dan adaptasi terhadap perubahan. Kini center tersebut berada di Lembaga Kewirausahaan Udinus sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan pola pikir adaptif, kolaboratif, serta berorientasi pada solusi.
Dalam keterangannya, Kepala Lembaga Kewirausahaan Udinus, Dr. Nila Tristiarini, M.Si., CSRA, menyampaikan bahwa Center of Agility hadir sebagai respons terhadap kebutuhan mahasiswa saat ini. Satu diantaranya agar mahasiswa siap dalam menghadapi persaingan global. Menurutnya, kemampuan Agile sangat penting tidak hanya dalam konteks bisnis, tetapi juga dalam kehidupan profesional secara umum.
“Kami percaya bahwa mindset dan keterampilan Agile akan menjadi bekal utama mahasiswa untuk menghadapi perubahan cepat di era digital. Center of Agility ini kami siapkan sebagai ruang berlatih berpikir kreatif, berkolaborasi lintas disiplin, serta cepat beradaptasi terhadap kebutuhan industri dan pasar,” tutur Dr. Nila.
Acara ini dihadiri oleh Founder & CEO of HADE bersama Daru Dewayanto, MCM., MCC., ICE-AC seorang ahli Agile bersertifikasi internasional yang juga berkenan melakukan launching dan menjadi narasumber workshop Agile Mindset. Daru menjelaskan bahwa Agile bukan hanya soal metode kerja, tetapi juga pola pikir penting yang membantu generasi muda berpikir cepat, bereksperimen, dan responsif terhadap tantangan.
“Agile bukan sekadar metode kerja — Agile adalah pola pikir yang membantu kita cepat beradaptasi, belajar dari pengalaman, dan mengambil keputusan efektif saat menghadapi perubahan tak terduga,” ujar Daru dalam sesi tersebut.
Menurut Daru, penerapan prinsip Agile sangat relevan bagi mahasiswa yang ingin terjun ke dunia wirausaha maupun industri kreatif. Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa dapat mempercepat proses validasi ide, meminimalkan risiko kegagalan, serta fokus pada penciptaan nilai bagi pengguna.
Sementara itu, Rektor Udinus, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom., menambahkan bahwa Center of Agility yang berada di Lembaga Kewirausahaan Udinus, sejalan dengan misi kampus. Diantaranya mencetak lulusan yang tak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga siap berwirausaha dan menjadi pelopor perubahan sosial-ekonomi yang berdampak.
”Udinus berkomitmen menjadi pelopor kampus wirausaha. Oleh karena itu, kami harus bisa menggaransi lulusannya untuk mampu berwirausaha. Kedepan, juga akan ada program pendampingan secara gratis untuk alumni supaya termotivasi dan bisa melanjutkan usahanya,” tuturnya











