Semarang, Jawa Tengah – Alumni Manajemen Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Anggoro Aziz, berhasil menorehkan prestasi membanggakan di bidang kewirausahaan. Melalui brand camilan jamur bernama MUSHROOM-NIM, ia sukses mengembangkan usaha yang kini menjangkau lebih dari 200 outlet di seluruh Indonesia dan hadir di berbagai toko oleh-oleh ternama hingga bandara nasional.

Ketertarikan Anggoro pada dunia bisnis tumbuh sejak masih duduk di bangku kuliah. Tinggal di kontrakan bersama teman-temannya yang aktif berwirausaha membuatnya tertarik untuk ikut terjun ke dunia usaha.

“Waktu kuliah saya banyak belajar dari teman-teman di kontrakan yang sudah lebih dulu berjualan. Dari situ saya jadi tertarik dan berpikir, kenapa saya tidak mencoba juga,” ujar Anggoro.

Momentum memulai usaha datang saat masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Saat itu, ia melihat petani jamur tiram di sekitar tempat tinggalnya kesulitan menjual hasil panen karena pasar dibatasi. Ia pun membeli jamur tersebut untuk membantu sekaligus mencari peluang usaha.

“Awalnya saya hanya ingin membantu petani sekitar supaya jamurnya tidak terbuang. Lalu saya berpikir bagaimana caranya supaya jamur itu bisa punya nilai tambah,” katanya.

Ia kemudian mencoba mengolah jamur tiram menjadi camilan crispy. Produk tersebut dibagikan kepada teman-temannya dan mendapat respons positif. Dari situlah MUSHROOM-NIM resmi berdiri pada September 2020.

“Tidak menyangka ternyata teman-teman suka. Dari situ saya mulai serius mengembangkan produknya, memperbaiki rasa, kemasan, dan branding,” tambahnya.


Adaptasi dan Strategi Jadi Kunci Bertahan

Dalam perjalanannya, Anggoro mengakui tidak sedikit tantangan yang dihadapi, terutama dalam memahami perilaku konsumen dan menjaga distribusi produk tetap stabil.

“Tantangan terbesar itu bukan hanya produksi, tapi bagaimana memahami pasar. Kita harus tahu siapa targetnya, bagaimana cara distribusinya, dan bagaimana menjaga kualitas tetap konsisten,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa ilmu manajemen yang diperoleh selama kuliah sangat membantunya dalam menyusun strategi bisnis.

“Saya belajar bagaimana membuat perencanaan, menghitung risiko, sampai menyusun strategi pemasaran. Itu semua sangat terpakai ketika menjalankan usaha,” ujarnya.

Untuk memperluas pasar, MUSHROOM-NIM menerapkan strategi konsinyasi. Model ini memungkinkan produk masuk ke berbagai outlet tanpa harus membuka toko sendiri.

“Kami memilih sistem konsinyasi supaya bisa ekspansi lebih cepat dan efisien. Dengan cara itu, produk kami bisa hadir di banyak titik tanpa beban operasional yang terlalu besar,” ungkap Anggoro.


Tembus 200 Outlet dan Hadir di Bandara Nasional

Kini, usaha yang dijalankan oleh tiga orang tersebut telah bermitra dengan lebih dari 200 outlet di seluruh Indonesia dan mencatat omzet hingga puluhan juta rupiah per bulan.

Produk MUSHROOM-NIM tersedia di lebih dari 145 cabang Amanda Brownies. Selain itu, camilan ini juga hadir di toko oleh-oleh ternama seperti Hamzah Batik dan Punokawan di Yogyakarta, Bu Rudy di Surabaya, Koetatoea di Semarang, hingga Villa Kek Pisang di Batam.

Tak hanya itu, produk ini juga telah masuk ke sejumlah bandara besar seperti Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Bandar Udara Halim Perdanakusuma, dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim.

“Masuk ke bandara adalah pencapaian besar bagi kami. Itu artinya produk kami dipercaya dan bisa menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk wisatawan dari berbagai daerah,” kata Anggoro.

Ia berharap MUSHROOM-NIM dapat terus berkembang dan menjadi produk lokal yang mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional.

“Saya ingin membuktikan bahwa dari ide sederhana di masa sulit, kita bisa membangun sesuatu yang besar kalau konsisten dan mau terus belajar,” pungkasnya.

Keberhasilan Anggoro Aziz menjadi bukti bahwa alumni Udinus mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik nyata, sekaligus menginspirasi mahasiswa lain untuk berani memulai usaha sejak dini.

—————————————————————————————————————————————————————

Nama Produk:MUSHROOM-NIM
Nama Owner:Anggoro Aziz
Jenis Usaha:Makanan & Minuman
Tahun Berdiri:
Instagram:@hi_mushroomnim