Semarang – Ketertarikan Risal Fajar Amiyardi pada dunia pemrograman bermula dari keikutsertaannya dalam lomba game development saat berkuliah di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus). Pengalaman tersebut menjadi titik awal bagi alumni S-1 Teknik Informatika Udinus itu untuk semakin mendalami dunia teknologi dan pemrograman.

“Awalnya saya mengikuti lomba game development. Dari situ saya mulai tertarik dengan pemrograman dan kemudian mencoba mendalami bidang teknologi lebih jauh,” ujar Risal.

Seiring berjalannya waktu, Risal melihat kebutuhan pasar yang lebih luas tidak hanya pada pengembangan gim. Ia kemudian mengembangkan keahliannya ke bidang application development. Bersama seorang rekan yang memiliki keahlian di bidang desain, Risal mulai mengerjakan berbagai proyek aplikasi, khususnya untuk membantu kebutuhan internal perusahaan.

Bangun Portofolio dan Bantu Perusahaan Beralih ke Digital

Dalam mengembangkan bisnis, Risal menyadari bahwa menjangkau konsumen dari kalangan perusahaan bukanlah hal yang mudah. Perusahaan membutuhkan kepercayaan sebelum memutuskan menggunakan jasa pengembang aplikasi. Karena itu, membangun portofolio menjadi salah satu strategi penting untuk menunjukkan kemampuan sekaligus pengalaman yang dimiliki.

“Untuk mendapatkan kepercayaan perusahaan, kami perlu menunjukkan bahwa kami memang mampu mengerjakan proyek sesuai kebutuhan mereka. Karena itu, portofolio menjadi hal yang sangat penting,” katanya.

Untuk menjangkau calon konsumen, Mahawira Digital Indonesia memanfaatkan marketplace jasa sebagai strategi jangka pendek. Di sisi lain, Risal dan tim membangun website perusahaan sebagai strategi jangka panjang untuk memperkuat kredibilitas sekaligus memperkenalkan layanan yang ditawarkan.

Risal juga melihat masih banyak perusahaan yang menjalankan pengelolaan secara manual atau berbasis kertas (paper-based). Kondisi tersebut menjadi peluang bagi Mahawira Digital Indonesia untuk membantu perusahaan melakukan digitalisasi.

“Masih banyak perusahaan yang prosesnya dilakukan secara manual. Dari situ kami melihat ada kebutuhan untuk membantu mereka beralih ke sistem digital agar pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien,” jelasnya.

Berbekal pengalaman selama enam tahun, Risal dan tim menghadirkan solusi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan. Solusi tersebut ditujukan untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan klien sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan perusahaan.

Pendekatan tersebut membuat sejumlah klien kemudian menggunakan layanan Mahawira Digital Indonesia dalam jangka panjang. Bagi Risal, kebutuhan perusahaan terhadap digitalisasi menjadi peluang untuk terus mengembangkan bisnis sekaligus memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi klien.

“Tujuan kami bukan hanya membuat aplikasi, tetapi bagaimana teknologi yang kami buat benar-benar bisa menyelesaikan masalah dan memberikan manfaat bagi perusahaan,” ungkap Risal.

Mahawira Digital Indonesia didirikan pada 2020 dan hingga kini bergerak di bidang pengembangan solusi digital untuk perusahaan.