Semarang – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menampilkan berbagai inovasi karya sivitas akademika dalam Bursa Wirausaha Jawa Tengah 2026. Inovasi tersebut meliputi Rocaku (Robot Catur Udinus), Becikku (Becak Listrik Udinus), Toyaku, hingga animasi maskot Udinus, Si Warik.

Kegiatan yang digelar di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, tersebut tidak hanya diikuti oleh mahasiswa Udinus, tetapi juga alumni Udinus yang berpartisipasi melalui usahanya, Sogy.id. Usaha tersebut bergerak di bidang inovasi berbasis panel surya yang dikembangkan menjadi produk bernilai guna.

Kehadiran berbagai inovasi tersebut menjadi kesempatan bagi Udinus untuk memperkenalkan hasil pengembangan teknologi dan kreativitas kampus kepada para pelaku usaha serta pemangku kepentingan. Ajang ini juga membuka peluang kolaborasi untuk mendorong inovasi perguruan tinggi agar dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki manfaat nyata dan nilai ekonomi.

Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Moraza, menilai perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama karena menjadi pusat pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, kolaborasi dengan kampus diperlukan untuk mendukung pelaku usaha agar mampu berkembang dan naik kelas.

“Ilmu pengetahuan dan teknologi itu dapurnya ada di kampus-kampus. Untuk itulah, lebih banyak program kami untuk naik kelas dialokasikan untuk membantu dan bekerja sama dengan kampus-kampus,” ujar Helvi.

Sementara itu, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, M. Riza Damanik, menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari konsolidasi program kewirausahaan yang telah dibangun bersama perguruan tinggi dan lembaga inkubator di Jawa Tengah.

“Mudah-mudahan dengan acara ini nanti bisa menjadi sesuatu yang lebih produktif dan bermanfaat ke depannya bagi para wirausahawan muda di Jateng,” ujar Riza.

Rangkaian kegiatan tersebut juga menghadirkan paparan dari Deryansha Azhary (Dery), Founder sekaligus CEO, di hadapan para peserta. Kehadiran narasumber tersebut menambah wawasan dalam kegiatan yang mempertemukan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan.

Udinus Dorong Inovasi Kampus Jadi Solusi Nyata

Kepala Lembaga Kewirausahaan Udinus, Dr. Nila Tristiarini, S.E., M.Si., CSRA, menyampaikan bahwa inovasi perlu terus didorong agar tidak berhenti pada tahap pengembangan, tetapi juga dapat diterapkan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa inovasi yang dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi memiliki potensi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Inovasi tidak cukup hanya menjadi ide atau teori, tetapi perlu dikembangkan agar memiliki manfaat dan peluang untuk diterapkan secara nyata,” ungkapnya.

Selain inovasi sivitas akademika, alumni Udinus Ahmad Vicgieh Al Jabbar turut berpartisipasi melalui Sogy.id. Inovasi panel surya tersebut dikembangkan sejak dirinya masih menempuh pendidikan di Udinus dan kini dilanjutkan menjadi sebuah usaha.

Nila menambahkan, Lembaga Kewirausahaan Udinus terus mendorong pengembangan inovasi, pendampingan, serta kolaborasi dengan pemerintah dan dunia industri. Partisipasi Udinus bersama alumninya diharapkan dapat memperluas jejaring, membuka peluang kerja sama, serta mendorong lahirnya usaha inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat.