Semarang – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) bersama TikTok Shop by Tokopedia menggelar TikTok Academy sebagai tindak lanjut kerja sama yang telah terjalin antara kedua pihak. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan kompetensi pemasaran digital untuk mendukung pengembangan usaha.
TikTok Academy direncanakan berlangsung selama lima hari, pada 19-23 September 2026, di Gedung H 1 Udinus. Mahasiswa akan mengikuti serangkaian pelatihan, dilanjutkan dengan certification exam dan certification path. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan business matching pada 23 September 2026.
Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai program studi yang menempuh mata kuliah kewirausahaan, termasuk mahasiswa konsentrasi kewirausahaan dan peserta program Kuliah Kerja Usaha (KKU). Mahasiswa akan mendapatkan pembekalan mengenai strategi pemasaran digital yang dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha.
Kepala Lembaga Kewirausahaan Udinus, Dr. Nila Tristiarini, S.E., M.Si., CSRA, mengatakan materi pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai ekosistem TikTok Shop, mulai dari peran seller, affiliator, hingga creator.
“Mahasiswa harus memahami terlebih dahulu peran yang ingin mereka jalankan, apakah sebagai seller, affiliator, atau creator. Setelah menentukan pilihan, mereka juga perlu memiliki kemampuan membuat konten, baik dalam bentuk video maupun siaran langsung atau live,” jelas Nila.
Menurutnya, mahasiswa juga mendapatkan pembekalan mengenai teknik membuat konten dan mengelola siaran langsung, termasuk pengaturan pencahayaan serta persiapan sebelum dan selama live berlangsung.
Nila menilai antusiasme mahasiswa dalam mengikuti pelatihan cukup tinggi. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan untuk memperkuat branding, pemasaran, dan penjualan produk usaha mahasiswa.

Bekali Mahasiswa hingga Tahap Sertifikasi
Digital Marketing Specialist sekaligus narasumber TikTok Academy, Reno Andri Kurniawan, menjelaskan kegiatan ini memberikan pemahaman praktis mengenai strategi penjualan melalui kanal digital. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga berkesempatan mengikuti ujian untuk memperoleh sertifikasi dari TikTok Academy.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi digital marketing. Mereka juga mendapatkan pengetahuan yang bisa langsung dipraktikkan untuk memasarkan produk secara digital,” ujar Reno.
Ia menambahkan, Udinus dipilih sebagai mitra kegiatan karena telah menjalin kerja sama dengan Tokopedia serta memiliki perhatian terhadap pengembangan wirausaha muda.
Bagi Udinus, TikTok Academy menjadi salah satu upaya memperkuat kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada tahap menghasilkan ide bisnis, tetapi mampu mengimplementasikan dan mempertahankan usahanya melalui strategi pemasaran yang tepat. Selain pelatihan dan sertifikasi, rangkaian kegiatan TikTok Academy juga mencakup business matching pada 23 September 2026.











